|
|
Radio internet, radio online,
atau sering disebut radio streaming, sudah menjadi kewajiban bagi
radio-radio konvensional era sekarang jika tak ingin ketinggalan "kereta".
Pembahasan kali ini memberikan tips dan trik untuk memiliki radio online
yang bisa siaran langsung dan dapat didengar di seluruh dunia.
Internet datang, tak harus membuat radio tiarap. Hanya, persaingan radio
akan semakin ketat. Kemudahan internet memungkinkan siapa pun, termasuk
mereka yang belum punya radio konvensional, untuk bisa memiliki radio online
dalam waktu sekejap dan biaya murah.
Radio konvensional bisa melirik peluang radio internet ini karena peluang
ini tak sekadar memperluas pangsa pendengar, tetapi juga bisa memperluas
segmen bisnis. Ruang iklan tak hanya melalui media udara, tetapi bisa
ditawarkan versi website.
Di kota yang persaingan portal website-nya belum tinggi, radio daerah bisa
menjadikan peluang untuk merebut positioning gerbang informasi di daerah.
Karena itu, pembuatan website radio tak melulu bertujuan menyiarkan radio di
internet, tetapi harus ada "udang di balik batu", yaitu tekad menjadikan
diri sebagai portal web di daerah itu. Apalagi, jika pemerintah daerah belum
memiliki website, peluang "merajai" daerah akan terbentang lebar.
Bisnis jejaring radio online sekaligus akan mengoptimalkan kepuasan
pengiklan, pendengar, dan pembaca website. Berita tak hanya ditampilkan
selintas di radio, tetapi terdokumentasi rapi di internet.
Untuk bahasan soal membuat portal web biaya murah, Kompas sudah
menyajikannya di edisi sebelumnya. Kali ini hanya dibahas bagaimana membuat
radio online secara murah.
Jangan dibayangkan, membuat radio internet itu membutuhkan biaya ratusan
juta rupiah. Semua perlengkapan, terutama software, tersedia gratis. Karena
itu, konsentrasi biaya hanya pada sewa server live streaming.
Di Indonesia, harga server masih mahal. Beberapa yang terdeteksi di mesin
pencari yang menawarkan harga murah masih berkisar Rp 1,5 juta per bulan
untuk co-location (titip server di tempat pengelola server).
Jika dana mepet, pilihannya server Amerika Serikat jenis VPS (virtual
private server, seperti punya server sendiri mirip dedicated server dengan
akses admin/root). Harga masih ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah per
bulan, tergantung dari ruang hardisk.
Jika masih mahal, cari server shared hosting, artinya dalam satu server akan
dibagi beberapa pemakai. Shared hosting untuk streaming radio (bukan sekadar
shared hosting biasa) berkisar beberapa juta rupiah per tahun. Shared
hosting menggunakan kontrol panel bernama CPanel (www.cpanel.com) akan
memudahkan instalasi SHOUTcast.
Server live streaming memang mahal karena menyiarkan radio di internet
membutuhkan pipa data (bandwidth) lebar dan tak bisa dibatasi kontrol panel
hosting. Pembatasan hanya bisa dilakukan dengan membatasi jumlah maksimal
pendengar.
Memulai instalasi
Instalasi SHOUTcast di server Windows dan Unix sudah dijelaskan dalam
dokumentasi www.shoutcast.com. Kali ini hanya dijelaskan instalasi SHOUTcast
di server Linux dari komputer klien berbasis Windows.
Akan lebih mudah jika server yang digunakan ada fasilitas kontrol panel
bernama CPanel. CPanel sudah menjadi software standar industri hosting dunia.
Harus diketahui di port berapa Anda mendapat kapling. Port SHOUTcast
berkisar mulai dari 8000. Informasi port diperoleh dari admin server. Jika
memiliki akses admin, Anda bisa menentukan sendiri di port berapa SHOUTcast
akan dijalankan.
Instalasi server
1. Unduh file server SHOUTcast dari www.shoutcast.com/ download, klik "be a
server", kemudian pilih file untuk Linux. Kemudian, ekstrak file menggunakan
Winzip. Akan ada tiga file, yaitu README.TXT, sc_serv, dan sc_serv.conf.
Bacalah file readme terlebih dulu.
Login ke CPanel, gunakan "File Manager" untuk upload file. Buat folder
SHOUTcast (nama sembarang boleh) di luar folder publik (public_html atau
www) agar aman. Kemudian, upload dua file, yaitu sc_serv dan sc_serv.conf,
di dalam folder yang dibuat.
File sc_serv.conf digunakan untuk mengonfigurasi server. Buka file
sc_serv.conf, setidaknya ubah tiga isian di dalamnya yaitu:
MaxUser=32
(Angka 32 ini default isian SHOUTcast, bisa diisi sesuai dengan yang
disepakati dengan admin server)
Password=paswordku123
(Diisi password yang diinginkan, boleh diisi sembarang asal tidak mudah
ditebak)
PortBase=8000
(Diisi sesuai kapling port yang diberikan admin server).
Simpan editan sc_serv.conf. Setelah itu, ubah izin akses file (permision)
sc_serv dengan melakukan perintah "CHMOD" 755. Dari File Manager, bisa
dilakukan dengan mengklik file sc_serv kemudian klik "Permission" di sisi
kanan dan tentukan angkanya jadi 755. Simpan
hasil perubahan.
Selanjutnya, pastikan Anda punya akses "shell" untuk jalankan SHOUTcast (jika
Anda tak punya akses shell, berarti admin tak membolehkan Anda install
sendiri). Buka software Putty. Jika belum
punya Putty, download dari internet dengan mencari lewat Google.com,
masukkan kata kunci "download putty".
Jalankan Putty, nanti akan ditanyakan IP address atau alamat website.
Setelah memasukkan alamat web, misalnya tradiokutes.com (tanpa http://www),
akan terbuka tampilan Putty. Masukkan "login as" dan "password" yang sama
dengan username dan password akun CPanel.
Setelah sukses login, masuk ke folder SHOUTcast yang telah dibuat. Jika nama
foldernya "shoutcast", gunakan perintah:
cd shoutcast
./sc_serv
(akan muncul tampilan instalasi)
Untuk menutup Putty tanpa " membunuh" SHOUTcast server, tekan Control+Z
kemudian ketik huruf "bg", yang artinya server akan berjalan dalam mode
background.
Untuk mendengarkan radio streaming, koneksi internet rumahan sudah lancar
mengaksesnya layaknya radio konvensional. Ini berbeda dengan video streaming
yang membutuhkan koneksi 3G untuk menikmatinya tanpa putus-putus.
Secara prinsip, software SHOUTcast bisa digunakan juga untuk video dan
televisi. Pembahasan video streaming atau TV live ini akan dilakukan di
edisi lain.
***
Memulai Siaran Radio
1. Untuk menyiarkan radio dari komputer yang ter-install Windows, siapkan
software Winamp (www.winamp.com) dan file plugin DSP yang bisa diunduh dari
www.shoutcast.com/download, klik "be a dj", pilih "Download the SHOUTcast
DSP Plug-In for Winamp 5.x". Silakan unduh file exe misalnya,
shoutcast-dsp-1-9-0-windows.exe.
2. Jalankan file exe di atas di komputer yang akan digunakan untuk siaran.
3. Untuk mengaktifkan plugin itu, buka Winamp dan tekan tombol Control+P.
Akan muncul jendela baru, yaitu "Winamp Preference".
4. Di bagian kiri "Winamp Preference", cari "Plug-ins", dan pilih "DSP/Effect",
kemudian di bagian kanan pilih "Nullsoft SHOUTcast source DSP...", nanti
akan keluar jendela baru "SHOUTcast source" berisi isian untuk koneksi ke
server.
5. Sekarang fokus ke "SHOUTcast source". Pilih menu tab "Output", kemudian
pilih "Output 1". Perhatikan akan ada tombol "Connection" dan "Yellowpages".
6. Klik "Connection", masukkan data login paling krusial yaitu:Address:
berupa alamat IP atau alamat web, misalnya radiokutes.com (tanpa http://www)
Port: berupa nomor port yang diberikan, misalnya 8000
Password: berupa password yang diisikan di file sc_serv.conf, misalnya
passwordku123.
Selanjutnya tinggal memasukkan isian lainnya dengan mengklik "Yellowpages",
yaitu:
Make this server public, centang isian ini.
Description: diisi diskripsi radio, misal Radionya Jakarta.
URL: isikan alamat web yang untuk akses radio, jika domain kita
www.radiokutes.com dan port yang digunakan 8000, maka alamat web untuk akses
adalah http://www.radiokutes.com:8000/listen.pls. Alamat
www.radiokutes.com:8000 akan mengakses halaman utama SHOUTcast.
Genre: masukkan genre radio, misalnya Pop-Rock Indonesia. AIM, ICQ, dan IRC
boleh tidak diisi.
7. Di bagian menu-tab "Encoder", pilih Encoder 1, kemudian pilih Encoder
Type: MP3 Encoder, atau bisa juga AAC+ Encoder. AAC+ Encoder memiliki suara
lebih stereo.
Untuk "Encoder Settings", akses internet rumahan Indonesia bisa nyaman
mengakses radio online dengan bitrate 32 kbps ke bawah. Cari sendiri setting
bitrate yang yang cocok. 8. Pada menu tab "Input", pilihan "Input Device"
direkomendasikan diisi "Winamp", tetapi bisa diubah ke
"Soundcard Input".
9. Jika setting beres, tekan "Connect" pada menu-tab "Output", jika sudah
terkoneksi maka siaran sudah bisa dilakukan. Pastikan terpasang mikrofon di
kartu suara komputer jika ingin langsung siaran.
10. Untuk mengecek apa radio sudah bisa diakses, pindah komputer lain yang
terkoneksi internet untuk mendengarkannya dengan mengkases alamat seperti
www.radiokutes.com:8000/listen.pls.
11. Jika sudah online, secara otomatis radio online kita akan masuk dalam
daftar radio yang online di www.shoutcast.com. Anda bisa mencari radio Anda
di situ dengan mengetikkan kata kunci yang relevan.
Kompas - 27 Desember 2007
|